Kamis, 22 Desember 2011

SEBENTUK HENING

Hening adalah ketenangan, membutuhkan logika mengurai benang-benang kusut yang bertahta dengan angkuhnya di hati. sekedar melepas jenuh yang terus menggelayut tanpa bosan-bosannya.

Hening yang memaksa melihat kedalaman rasa, mencoba mencari makna untuk segudang kisah...mencari berbagai hikmah. membiarkan sejenak berhenti, mendiamkan pikiran yang berkelana entah kemana...berkeliaran mencari jawaban yang kadang bukan haknya. Hingga lelah membuai rasa, hingga tiba saat mengikuti derasnya arus yang menghanyutkan, menanti saatnya tersangkut, atau bertenaga untuk menantangnya...atau terhanyut tanpa mampu memberi perlawanan.

Pada titik nadir...untuk ribuan tanya tanpa jawab, untuk tetesan bening bernada resah...menapak langkah walau tak pernah pasti. Karena detik berikutnya, jam selanjutnya, dan esok lusa adalah misteri. Untuk setangkup asa dalam rasa, dalam sebentuk hening.