Ini tentang harapanku..., harapan yang selalu berfluktuasi, kadang bertumbuh dengan pesatnya, atau susut karena jenuhnya. Tentang harapan yang hanya satu persen saja, tentang harapan pada sebuah episode kehidupan.
Bukankah harapan harusnya jadi energi positif? harusnya begitu. Kuatnya harapan terwujudkan pada doa terdalam yang selalu ku panjatkan kepada-Nya, Sang empunya Takdir. Susutnya harapan terwakili pada kenyataan, bahwa takdir tak berpihak padaku, bahwa impian tidaklah seindah kenyataan, yang dalam sekian waktu selalu mengubahnya menjadi energi negatif, membuatku jatuh dan sulit untuk bangkit dalam kesekian kali kejatuhanku. Semua membuat cara pandangku berubah, padahal dunia tak berubah sama sekali. Semua masih pada tempatnya semula, masih seperti sedia kala. Aku sadar, tak ada satu orang pun yang mampu menolak kesedihan, sama halnya tak ada yang dapat menduga hal-hal mujur bisa terjadi kapan saja, hanya seketika, hanya sekejap saja, tak ada yang pernah menduga.
Kamis, 27 Oktober 2011
Jumat, 14 Oktober 2011
Prestasi Tanpa Prestise
Sejak kecil saya memiliki banyak angan-angan dalam soal pekerjaan kelak. Dulunya saya ingin sekali menjadi Astronom karena kesukaan saya pada angkasa raya, sayang kemampuan saya yang super biasa tak memungkinkan saya untuk menekuni pekerjaan itu :) *benar-benar mimpi hehe..
Dulunya saya ingin jadi penulis, sayang kegagalan-kegagalan saya dalam mengikuti dunia tulis-menulis membuat saya patah arang, malah menyurutkan langkah saya mewujudkan mimpi saya:)
Dulunya saya ingin jadi Programmer Computer, sayang daya nalar yang rendah tak mampu membuat saya berusaha keras untuk sekedar mencoba kemampuan saya dalam hal program memprogram :)
Dulunya saya ingin jadi penulis, sayang kegagalan-kegagalan saya dalam mengikuti dunia tulis-menulis membuat saya patah arang, malah menyurutkan langkah saya mewujudkan mimpi saya:)
Dulunya saya ingin jadi Programmer Computer, sayang daya nalar yang rendah tak mampu membuat saya berusaha keras untuk sekedar mencoba kemampuan saya dalam hal program memprogram :)
Kamis, 13 Oktober 2011
Nyaman Bagi Saya
Hal-hal sederhana apa sih yang membuatmu nyaman?? bagi saya tak sulit menemukan kenyamanan dalam hal-hal yang sangat biasa.. ya hal-hal yang biasa-biasa saja.
Saya suka melihat langit saat malam datang, saat langit bersih tanpa awan, melihat rentetan bintang gemintang yang bertaburan, berkerlap-kerlip dalam cahaya yang kadang memendar juga kadang menyilaukan. Melihat bulan dalam bentuk sabit atau bulat seutuhnya, atau melihat duet antara bulan dan bintang yang tampil dengan mesranya. Membuat saya nyaman saat menyaksikannya, ya, saya selalu merasa nyaman.
Saya suka saat hujan jatuh membasahi bumi yang kering karena panasnya hari, meninggalkan aroma unik dari bakteri penghasil spora yang berpelantingan saat terkena tetes-tetes hujan..bagi saya memberi efek menenangkan, dan selalu membuat saya merasa nyaman, ya..sangat nyaman..
Saya suka melihat langit saat malam datang, saat langit bersih tanpa awan, melihat rentetan bintang gemintang yang bertaburan, berkerlap-kerlip dalam cahaya yang kadang memendar juga kadang menyilaukan. Melihat bulan dalam bentuk sabit atau bulat seutuhnya, atau melihat duet antara bulan dan bintang yang tampil dengan mesranya. Membuat saya nyaman saat menyaksikannya, ya, saya selalu merasa nyaman.
Saya suka saat hujan jatuh membasahi bumi yang kering karena panasnya hari, meninggalkan aroma unik dari bakteri penghasil spora yang berpelantingan saat terkena tetes-tetes hujan..bagi saya memberi efek menenangkan, dan selalu membuat saya merasa nyaman, ya..sangat nyaman..
Langganan:
Komentar (Atom)